Kelakuan Kaum Munafik | Tafsir Al Baqarah 14-16 | Habib Taufiq Assegaf

Download dan simak Kajian Tafsir Al-Quran dengan pembahasan “Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 14 – 16”, yang dibahas dan dikaji oleh Habib Taufiq bin Abdul Qadir Assegaf, Pengasuh Yayasan Sunniyah Salafiyah Pasuruan Jawa Timur.

Kajian ini beliau sampaikan pada Pengajian Rutin Madros setiap Rabu pagi di Kediaman Habib Jakfar bin Syaikhon Assegaf belakang masjid Jamik Al Anwar Kota Pasuruan dengan kitab acuan Tafsir Jalalain.

Simak penjelasan selengkapnya dari tafsir ayat-ayat tersebut di dalam rekaman kajian yang berikut ini.

Allah Ta’ala berfirman:


Dan bila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka mengatakan: “Kami telah beriman”. Dan bila mereka kembali kepada syaitan-syaitan mereka, mereka mengatakan: “Sesungguhnya kami sependirian dengan kamu, kami hanyalah berolok-olok”.

Tafsir Jalalain

(Dan jika mereka berjumpa) asalnya ‘laqiyuu’ lalu damah pada ya dibuang karena beratnya pada lidah berikut ya itu sendiri karena bertemunya dalam keadaan sukun dengan wau sehingga menjadi ‘laquu’ (dengan orang yang beriman, mereka berkata, “Kami telah beriman.” Dan bila mereka telah berpisah) dengan orang-orang yang beriman dan kembali (kepada setan-setan mereka) maksudnya pemimpin-pemimpin mereka. (Kata mereka, “Sesungguhnya kami ini bersama kamu) maksudnya sependirian dengan kamu dalam keagamaan, (kami ini hanya berolok-olok.”) dengan berpura-pura beriman.

Allah akan (membalas) olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka.

Tafsir Jalalain

(Allahlah yang memperolok-olokkan mereka) artinya membalas olok-olokkan itu dengan memperolok-olokkan mereka pula (dan membiarkan mereka) terpedaya (dalam kesesatan mereka) yakni melanggar batas disebabkan kekafiran (terumbang-ambing) dalam keadaan bingung tanpa tujuan atau pegangan.

Mereka itulah orang yang membeli kesesatan dengan petunjuk, maka tidaklah beruntung perniagaan mereka dan tidaklah mereka mendapat petunjuk.

Tafsir Jalalain

(Mereka itulah orang-orang yang membeli kesesatan dengan petunjuk) artinya mengambil kesesatan sebagai pengganti petunjuk (maka tidaklah beruntung perniagaan mereka) bahkan sebaliknya mereka merugi, karena membawa mereka ke dalam neraka yang menjadi tempat kediaman mereka untuk selama-lamanya. (Dan tidaklah mereka mendapat petunjuk) disebabkan perbuatan mereka itu.


Jangan lupa untuk ikut membagikan link download kajian ini ke Facebook, Instagram, Twitter, dan Google+. Semoga bisa menjadi pembuka pintu kebaikan bagi orang lain.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Powered by Dragonballsuper Youtube Download animeshow